Sponsor

Tampilkan postingan dengan label Bisnis/Wirausaha. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Bisnis/Wirausaha. Tampilkan semua postingan

Selasa, 18 Maret 2014

PELUANG USAHA , SIAPAPUN BISA (ASAL PUNYA HP)



Peluang Bisnis TERBAIK 2014

VERITRA-PAYMENT software Hape menuju uang digital
bersama PT.VERITRA SENTOSA INTERNASIONAL

Info lkp klik disini ➜ www.okvsi.com cari tahu caranya

Assalamualaikum Wr.Wb.

Siapa yg mau beli pulsa, bayar listrik, beli token listrik, bayar Telkom,
bayar PDAM, bayar kartu Hallo, bayar Indovision, Bayar cicilan motor,
bayar kartu kredit, dll hanya pakai hape kita sendiri tnp keluar rumah.

Bebas Macet - Bebas Parkir - dapat Cashback lagi

Apakah VSI hanya bisnis Multi Payment Saja?

.. Maaf itu hanya permulaan, VSI adalah Sebuah project RAKSASA
(UYM Project) dibidang traffic online dan property.

KESEMPATAN EMAS buat Anda yg serius ingin punya usaha sendiri :
✓ Modal awal hny 275rb utk seumur hidup & bisa diwariskan
✓ Mendapat Paket perdana berupa CD Starter kit, booklet & Buku Utsd. Yusuf Mansur

✓ Mendapat kesempatan kuliah online gratis (Login dgn ID VSI anda)

✓ Bisa dijalankan kapan saja dan dimana saja
✓ Hasil diraih dalam 1-3 bulan tergantung keseriusan Anda


▼▼▼▼▼▼▼▼▼▼▼▼▼▼▼▼▼▼▼▼▼▼▼▼▼
SEMUA HANYA DENGAN 275 RIBU SEKALI SEUMUR HIDUP
▲▲▲▲▲▲▲▲▲▲▲▲▲▲▲▲▲▲▲▲▲▲▲▲▲

Jangan lewatkan Peluang TERBAIK Tahun ini,
segera daftarkan diri Anda sekarang juga.
klik disini ➜www.okvsi.com

Salam

Muhammad Taufik

Selasa, 28 Januari 2014

Jam Unik, Silahkan Order

Yang mau nambah koleksi Jam Unik buat mempercantik ruang kantor atau rumah, atau bisa juga buat kado . Silahkan di cek koleksi yang ada, semoga berkenan.

Jika berminat hubungi 083898393766 (WhatsApp), BBM 762F2DBB, or email ke emtaufiks@gmail.com

Salam

emtaufiks_jualan

Rabu, 18 September 2013

PEMBUKAAN KANTOR CABANG / PERWAKILAN BARU ,SEBERAPA PENTING BAGI PERUSAHAAN ASURANSI



PEMBUKAAN KANTOR CABANG / PERWAKILAN BARU
SEBERAPA PENTING BAGI PERUSAHAAN ASURANSI



Di era persaingan bisnis yang sangat tinggi saat ini, pembukaan kantor cabang dan perwakilan khususnya di dunia asuransi menjadi salah satu startegi untuk menyerap pendapat premi di market. Dalam pembukaan Kantor Cabang dan perwakilan tersebut ada yang berdasarkan analisa pasar yang mendalam dengan mempertimbangkan potensi-potensi premi yang belum tergarap, namun ada pula yang hanya bermodalkan Nekat dengan asumsi banyak cabang/perwakilan maka banyak pendapatan premi tanpa memperhatikan kecukupan dan kecakapan SDM serta produk yang bersaing.
Sejatinya dalam mencapai target premi ada tiga hal yang harus diperhatikan pemimpin perusahaan asuransi, antara lain ;

1.    Perbaikan target pasar. Segmen pasar yang menjadi target harus jelas apakah  segmen bawah, menengah, atau atas, atau ketiganya.  Dari target segmen pasar itu perlu dicermati mayoritas pemegang polis ada di segmen mana. Hal ini untuk memperjelas posisi perusahaan di market.
Pperlu menjadi catatan adalah saat ini yang berkembang pesat adalah kelas menengah. Diperkirakan, pendapatan per kapita segmen ini pada tahun 2020 nanti sebesar US$ 10.000. Hal ini tidak sulit dicapai  asalkan pertumbuhan ekonomi kita selalu di atas 6% per tahun.

2.    Dari sisi produk. Setelah segmen pasarnya jelas, maka produk yang dibuat harus mendukung segmen yang disasar. Prinsipnya, siapa pun butuh perlindungan asuransi, mulai dari bayi dalam kandungan hingga usia pensiun sekitar 55 tahun.
Agar bisa mengembangkan produk-produk yang kreatif maka dibutuhkan human capital yang bisa merancang produk secara baik. Merancang produk asuransi itu cukup unik. Seperti menciptakan kue, kalau kue tersebut tidak laku maka harus membikin lagi kue yang baru. Itu dilakukan terus secara berkelanjutan. Jadi aspeknya adalah melihat kebutuhan pasar.

3.   Pengembangan dan perbaikan distribusi channel. Seperti melakukan upgrade pengetahuan para marketing /agen asuransi. Marketing / agen ini juga butuh penyegaran dalam berjualan. Marketing / agen harus disesuaikan dengan target pasar baik secara usia maupun pendidikan. Pengetahuan marketing/agen tentang produk asuransi yang di jual pun harus mumpuni agar tujuan perusahaan dapat tercapai.

Selain itu, agar bisa memasarkan produk ke orang yang pendapatannya rendah tidak sama dengan memasarkan produk ke orang yang pendapatannya menengah dan tinggi. Jadi, kita membutuhkan marketing/ agen yang bisa diarahkan dan cocok untuk di tiga segmen pendapatan itu.

Bisa juga, nanti, ada marketing/ agen yang khusus menyasar segmen tertentu. Kalau melihat di kalangan perbankan, customer service yang melayani nasabah prioritas pasti berbeda dengan customer service yang melayani nasabah biasa.

Namun, ada perbedaan antara perbankan dan asuransi. Orang membawa uang ke bank untuk dititipkan ke cabang dengan janji bisa diambil kapan saja, sehingga dia bisa bertransaksi kapan saja. Itulah pentingnya cabang bagi perbankan.

Berbeda dengan asuransi, nasabahnya menaruh uang ke perusahaan asuransi lalu menerima polis dan dijanjikan akan dibayarkan jika terjadi sesuatu terhadap nasabah dalam jangka waktu tertentu. Artinya, sistem distribusi channel-nya berbeda. Asuransi juga tidak ada transaksi harian, yang ada pembayaran premi secara bulanan, bahkan tahunan.

Kesimpulannya, peranan cabang bagi perusahaan asuransi itu tidak besar. Dengan jumlah cabang/perwakilan yang banyak bisa menjadi suatu keunggulan. Tapi, bisa juga menjadi kelemahan karena itu merupakan cost yang harus ditanggung. Keberadaan Cabang/perwakilan harus terus di evaluasi oleh perusahaan.

Terkait channel distribution, perusahaan asuransi dapat pula bekerja sama dengan beberapa bank untuk pembayaran premi. Pemegang polis bisa membayarkan preminya melalui bank. Perlu juga memikirkan pengembangkan sistem teknologi informasi agar mempermudah proses pelayanan dan penjualan. 

Untuk melakukan berbagai program tadi, tentu membutuhkan dukungan finansial yang tidak sedikit, sehingga membutuhkan perencanaan yang matang dan mendalam.

Kamis, 07 Februari 2013

Tahun 2014 Orang Terkaya Didunia dari India



Berdasarkan prediksi Majalah Forbes, orang terkaya di dunia akan direbut taipan asal India bernama Mukesh Ambani pada tahun 2014. Demikian diberitakan Bernama, Senin (13/9/2010).

Dengan total kekayaan mencapai 62 miliar dollar AS, taipan bisnis ini akan menjadi orang terkaya di dunia. “Salah satu satu prediksi CEO Reliance Industries Ambani yang kini memiliki kekayaan sekitar 29 miliar dollar AS akan menggeser orang terkaya di dunia saat ini yang dipegang pebisnis asal Meksiko Carlos Slim,”demikian tulis Majalah Forbes.

Ambani akan memperoleh kekayaan senilai 62 miliar dollar AS sementara kekayaan Slim akan merosot akibat carut-marut politik dan masalah keuangan Meksiko. Saat ini, Ambani yang berusia 53 tahun berada di posisi keempat daftar orang terkaya di dunia versi majalah tersebut.

Forbes mendata sejumlah bidang yang menghasilkan uang dalam kurun waktu 10 tahun mendatang antara lain di bidang politik, energi, obat-obatan, finansial, sosial, dan teknologi. Majalah Forbes juga mendata event apa yang paling bernilai hingga tahun 2020 mendatang.

“Sebuah visi yang akan datang diambil dari data riil, sebuah proyeksi, dan fakta di mana bisa dimasukkan ke dalam data fiksi untuk mengisi kesenjangan,” tulis Forbes mengenai apa yang terjadi pada tahun 2020 dengan memberi judul pada laporan itu,What Happens Next Our Look Ahead.

Selasa, 22 Januari 2013

Saat Klaim Banjir datang..saatnya menjual manfaat Asuransi





Banyak yang beranggapan bahwa bencana banjir yang sedang melanda beberapa wilayah di Indonesia saat ini merupakan bencana bagi sektor asuransi karena banyaknya klaim asuransi yang terjadi khususnya asuransi kendaraan.

Tapi saya berpendapat lain. Justru inilah saatnya asuransi menjual manfaat atas produk yang di jual nya. Inilah saatnya perusahaan asuransi membuktikan bahwa produk yang dijualnya benar-benar memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat luas. Ketika konsumen (tertanggung) benar-benar merasakan manfaat atas polis yang dimilikinya maka dia akan semakin loyal dan tanpa sadar marketing MLM (Mulut Lewat Mulut) akan berjalan dan memberikan efek lonjakan peningkatan permintaan asuransi yang semakin tinggi di masa mendatang. Hal ini saya namakan "POSITIVE CLAIM EFFECT". 

Klaim jika dipandang sebagai sesuatu yang merugikan hanya akan menjadi beban secara finansial bagi perusahaan asuransi. Inilah kesalahan utama perusahaan asuransi. Padahal jika klaim dipandang sebagai  bagian dari pemasaran , maka klaim akan di manage sedemikian rupa agar dapat menjadi alat pemasaran yang efektif bagi perusahaan asuransi. Hal ini sudah diterapkan oleh banyak perusahaan-perusahaan asuransi besar sehingga klaim yang terjadi memberikan efek lonjakan premi yang signifikan karena kesadaran masyarakat luas akan manfaat asuransi berbanding lurus dengan permintaan akan penutupan asuransi.

Jadi bagaimana perusahaan anda melihat klaim yang masuk saat ini? Panik ataukan malah melihat peluang? Hal itu akan membuktikan apakah perusahaan asuransi tempat anda bekerja perusahaan  besar atau sebaliknya.

Salam Luar Biasa.

Muhammad Taufik , AMd.As.K, AAAI-K 


 




Selasa, 15 Januari 2013

BOOMING 213 PELUANG BISNIS PERAHU KARET



Ternyata ramalan para ekonom mengenai prospek bisnis di Indonesia meleset semua. Menurut para pengamat, tahun ini investasi di reksa dana akan sangat menguntungkan karena membaiknya makro ekonomi kita. Prospeknya cerah.

Ternyata, yang terjadi adalah sektor riil, khususnya bisnis perahu karet lebih menguntungkan. Karena disokong langsung oleh alam dan kebijakan pemerintah yang “pro” pada bisnis perahu karet ini. Terutama kebijakan pembiaran – bahkan terlibat langsung- pembabatan hutan.

Tanda-tanda booming-nya bisnis perahu karet ini sudah dimulai di Jakarta. Ya, banjir yang mengamuk dan merendam hampir seluruh sudut ibukota Republik Indonesia, itu membuat para pebisnis yang pandai membaca peluang, sukses mengeruk laba. Perahu karet memang laku keras di Jakarta!

Sayang, prospek ini belum sempat dibaca oleh para produsen perahu karet nasional sehingga belum meningkatkan kapasitas produksinya. Akibatnya, saat ini kebutuhan perahu karet terpaksa harus diimpor dari luar negeri, terutama dari Cina.

Tapi tidak ada kata terlambat. Peluang bisnis perahu karet masih terbuka luas. Lagipula, tahun 2013 ini dipastikan masih akan ada banjir lagi, dan ini berarti membuka kembali peluang bisnis tersebut.
Bahkan, untuk saat ini, kebutuhan akan alat transportasi air dipastikan akan terus meningkat seiring meluasnya banjir di Jakarta. Apalagi, daerah-daerah lain di Indonesia pun sering terjadi banjir. Sedikit membuat prediksi, diyakini akan lahir para pebisnis transportasi air menggunakan perahu karet. Bisnis ini akan marak, bahkan bisa mengalahkan metromini, bus kota, hingga ojek motor. Pasalnya, prasarana jalan untuk moda-moda transportasi tersebut di atas sudah tenggelam. Sekarang saatnya beralih ke moda transportasi air. Dan yang paling murah tentu saja perahu karet itu. Di samping alat transportasi ini juga lebih lincah. Bisa melintasi lorong-lorong sempit, hingga melintasi atap-atap rumah sekalipun . Anda tertarik menggeluti bisnis ini?

Jumat, 11 Januari 2013

Peluang Bisnis Kain Lukis (Kisah Sukses)



Bangkrut menjalankan bisnis bukan akhir segalanya. Berawal dari kebangkrutan, Hary Susetyo kini justru sukses mengembangkan usaha lukis kain. Bekerja di perusahaan besar tidak selamanya menjanjikan kepuasan. Hary, yang sudah sembilan tahun menjadi pekerja di perusahaan perikanan di Bali, akhirnya memilih untuk memulai usaha sendiri. Pilihan pertama menjadi distributor pakan udang. Usaha itu dirintisnya di Bali, tempat dia dan keluarganya tinggal.

lukis_kain0911Namun, usaha awal itu hanya berumur 1,5 tahun. “Usahanya bangkrut dan kami kehabisan modal,” ujarnya, belum lama ini.

Bangkrut merintis usaha pertama ternyata tak disesali alumnus Fakultas Perikanan Universitas Brawijaya, Malang ini. Dia juga pantang pulang ke rumah keluarganya di Pakis, Kabupaten Malang, Jawa Timur, dalam kondisi bangkrut. Segala daya upaya dilakukan. “Upaya ini saya lakukan sebagai bentuk usaha untuk bertahan,” tuturnya.

Pada saat kondisi serba terbatas, bapak empat anak ini mulai mencoba mengembangkan usaha kecil-kecilan, termasuk membuka layanan jasa menjahit baju bersama istrinya, Indah Nur Qoriah. Dalam kondisi serba terbatas, secara kebetulan ada seorang konsumen yang akan menjahitkan baju.

Konsumen tersebut datang membawa lembaran kain yang dilukis. Melihat kain tersebut, Hary sangat tertarik. Berbekal hobi melukis, dia bersama istrinya mulai mencoba untuk melukis kain seperti milik konsumen tersebut. Hasil awalnya tidak maksimal. Banyak gambar yang akhirnya rusak lantaran catnya terserap kain. Namun, dia tetap mencoba. Berbagai uji coba dilakukan, termasuk mencari bahan cat yang tepat untuk melukis kain. Cat itu dicari mulai dari Denpasar, Surabaya, hingga ke Yogyakarta.

Setelah sekian waktu bereksperimen, dengan modal serba pas-pasan, akhirnya karya pertama jadi. “Konsumen saya yang menjahitkan baju tadi ternyata tertarik. Dia bilang ingin dibuatkan,” kenangnya. Begitu mendapatkan pesanan, Hary mulai mencoba untuk membuatnya lagi. Dia bahkan berani untuk menawarkan kerja sama ke sejumlah toko kain. Toko menyediakan kain, dia yang melukis. Karyanya sempat dibawa ke desainer di Jakarta.

Upaya ke Jakarta itu tidak sia-sia. Pesanan mulai datang meski jumlahnya masih terbatas. Melihat usahanya mulai diminati konsumen, Hary memutuskan untuk pindah ke tanah kelahirannya di Pakis, Kabupaten Malang. “Saya berpikir, dengan kembali ke Malang, usaha ini akan dapat besar,” katanya.

Dia pindah ke Malang pada 2002. Menempati rumah sederhana di Jalan Raya Asrikaton 36 A, Desa Asrikaton, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang, Hary mencoba membesarkan usaha.

Awalnya hanya ada dua pekerja yang ikut dengannya. Begitu usaha ini berjalan sekitar satu tahun, pesanan mulai membanjir dan jumlah pekerja akhirnya ditambah hingga mencapai 12 orang. “Waktu itu usaha lukis kain masih jarang yang melakukan, sehingga banyak yang mencari. Konsumen bahkan datang dari seluruh wilayah di Indonesia," tuturnya.

Usaha kerasnya ini tidak sia-sia. Bila dibandingkan dengan saat dia bekerja di perusahaan swasta,usaha Mandiri ternyata lebih menjanjikan. Buktinya, baru membuka usaha sekitar satu tahun, dia mengaku sudah bisa membeli mobil untuk operasional usaha. Omzet usahanya terus merangkak naik. Dari jasa melukis kain, setiap bulan dia memiliki omzet tidak kurang dari Rp15 juta. Jiwa wirausahanya memang sangat tinggi. Sukses yang mulai dirasakannya tidak membuatnya jumawa. Dia terus membuat inovasi untuk mengembangkan usaha. Hary merambah usaha sepatu lukis, mukena lukis, dan rok lukis.

Mukena lukisnya bahkan sudah dipasarkan ke Malaysia. Kemudian lukisan kain juga sudah dikembangkan dengan model timbul. Jiwa petualang dan suka tantangan membuatnya terus mengembangkan usaha ini. Pada 2009 dia menjalin kerja sama dengan BNI Syariah. Dia mendapatkan bantuan modal usaha Rp150 juta. Berkat pinjaman modal itu, omzet usahanya naik signifikan. Dari sebelumnya hanya sekitar Rp15 juta per bulan berkembang menjadi Rp60 juta per bulan.

Berkat bantuan modal ini, dia mampu mengembangkan usaha dari yang awalnya hanya usaha jasa, kini menjadi produksi. Dia bahkan mulai mencoba melayani pesanan batik tulis kreatif. “Banyak manfaatnya, kerja sama dengan BNI Syariah tersebut lantaran pengembangan usaha menjadi semakin mudah. Istilahnya, bisa menjadi modal kami untuk berlari lebih cepat dalam mengembangkan usaha ini,” ucapnya. Pertumbuhan usaha ini tentu berdampak pada kebutuhan tenaga kerja.

Dari yang awalnya hanya 15 orang, kini sudah berkembang menjadi 50 orang. Semua pekerja berasal dari masyarakat sekitar. “Jadi pengusaha itu banyak bisa beramal. Salah satunya memberikan lapangan kerja,” katanya.

Saat ini dia sudah membuka dua lokasi usaha yakni di Jalan Raya Asrikaton 36 A, yang merupakan tempat untuk galeri serta proses finishing, dan di Kecamatan Jabung, Kabupaten Malang, sebagai tempat produksi. Pemilik CV Indah Setya dan Cantiq Butiq ini juga mengembangkan produksi cat khusus untuk kain.

Dia akan memasarkan cat racikannya sendiri mulai bulan depan. Dia juga menyediakan pelatihan untuk membuat lukis kain, lengkap dengan peralatannya. Pelatihan juga dia berikan kepada para remaja yang menuntut ilmu di Pondok Pesantren Gubuk, Kecamatan Jabung, Malang. Selain ilmu agama, para remaja itu juga diberikan keterampilan sebagai bekal untuk usaha Mandiri.

Sekarang Hary juga dipercaya oleh Dinas Koperasi Provinsi Jawa Timur untuk menjadi instruktur lukis kain dan batik kreatif. Bagi Hary, berbagi ilmu dengan banyak orang itu tidak akan merugikan. “Bahkan kalau semakin banyak yang membuka usaha, jadinya akan semakin ramai dan produknya banyak,” ungkapnya.

Sumber : http://ciputraentrepreneurship.com

7 Kebiasaan yang membuat anda TIDAK PRODUKTIF



7-Kebiasaan Ini membuat anda TIDAK Produktif
Ada kebiasaan yang efektif dan ada juga yang sebaliknya. Kebiasaan yang tidak efektif akibatnya menjadikan anda sebagai manusia yang pastinya, tidak akan produktif dan jauh mencapai kesuksesan. Setidaknya, ada tujuh kebiasaan yang tidak efektif dan mungkin kita tidak menyadarinya karena sudah menjadi kebiasaan sehari-hari.
Berikut tujuh kebiasaan yang tidak efektif.
1. Menyembunyikan diri
Siapa yang akan mengenal anda jika selalu sembunyi dan tidak menampakan diri. Padahal, dengan menampakkan diri, anda punya peluang besar untuk sukses dalam kehidupan sosila, karir dan keuangan bahkan kesehatan.

Jangan sembunyikan diri dan kemampuan anda . menampakkan diri dengan kapasitas anda bukan bermaksud sombong namun memberikan penegasan kepada lingkungan bahwa anda punya nilai dalam hal tertentu.Sering-sering menampakan diri akan membuat peluang sukses anda menjadi lebih besar.
2. Nanti Saja.
Biasanya kata “Nnati saja’ sering muncul dalam diri kita karena alasan pekerjaan yang dirasa menumpuk hingga kita bingung apa yang harus kita lakukan terlebih dahulu. Dan alasan kedua adalah justru karena gak ada pekerjaan dan berpikir untuk menyelesaikan nanti saja.

Ada cara yang efektif untuk bisa keluar dari kebiasaan menunda pekerjaan ini, yaitu dengan melakukan tugas terberat dan terpenting terlebih dahulu karena pekerjaan ini akan memberi enerji positif dan membuat kita semangat.
3. Melakukan sesuatu yang gak penting.
Kurangi melakukan kebiasaan yang gak produktif, kebiasaan ini hanya akan menunda dan membuat waktu kita terbuang percuma.

Coba deh, tulis tiga hal penting yang harus kita lakukan setiap hari, tenpel di computer anda, simpan di alarm jadwal dimanapun. Meski hanya bisa menyelesaikan satu pekerjaan, tapi setidaknya anda sudah melakukan hal yang produktif.
4. Kelamaan Berpikir
Terlalu lama berpikir sama saja dengan menunda tindakan . Anda bisa jadi terjebak dengan pertimbangan-pertimbangan dan analisa yang berlebihan. Hal ini akan membuang waktu berharga dalam hidup anda.

5. Melihat sisi negatif dari setiap hal
Semua hal jika dilihat dari sudut pandang negative, maka sesungguhnya anda sedang mengubur dalam-dalam motivasi anda sendiri. Saat itu, anda sedang menemukan kekurangan di mana-mana dan masalah kecil bisa jadi dibesar-besarkan. Bagaimana menghilangkan kebiasaan ini ? Sederhana, yang perlu anda lakukan adalah menantang diri anda sendiri untuk berpikir yang baik-baik saja selama seminggu ke depan. Hasilnya ? pasti luar biasa.

6. Defensif dan Keras Kepala
Defensif dan tidak fleksibel dalam menerima pendapat orang lain bisa membuat anda mudah tersulut dan tidak produktif karena terlalu banyak waktu untuk berdebat dan mempertahankan pendapat anda. Anda bisa menyelesaikannya dengan menyadari bahwa manusia punya keterbatasan atas hal-hal yang ia ketahui. Cobalah terbuka, kosongkan otak anda dengan menerima hal-hal baru, sadar atau tidak, saat ini justru anda sedang naik tingkat.

7. Menerima semua Informasi
Jangan biarkan otak anda menerima semua informasi tanpa seleksi ketat dalama nalar anda. Hal ini akan membuat anda sulit berpikir dengan jernih apalagi informasi yang anda terima isinya negative. Biasakan untuk fokus dan berpikir jernih dalam mengambil tindakan bahkan jika perlu, anda harus membatasi informasi yang masuk ke otak anda. Caranya ? tutup akses informasi ke diri anda. Jangan membiarkan diri anda terganggu dengan email atau PING di BB anda.

Selamat mencoba dan lakukan sekarang untuk menjadi orang yang produktif.

Rabu, 09 Januari 2013

Nah ini Dia "Prediksi Bisnis 2013 dari 8 Bos Perusahaan Kelas Dunia"



Industri keuangan, teknologi, media, properti memiliki berbagai macam isu, inovasi dan aksi korporasi yang akan terjadi di 2013. Setidaknya beberapa CEO dan pimpinan bisnis dunia memiliki ide atau pandangan tentang apa yang akan terjadi di 2013 dari sudut pandang pemimpin bisnis.
Mulai dari Brad Smith, Sallie Krawcheck, T. Boone Pickens, Richard Branson, Bill Gross, James Caan, John Burns, dan Olivier Fleurot. Mau tahu, gagasan atau pandangan mereka untuk tahun 2013? 

1. Brad Smith, Presiden dan CEO Intuit
Smith memandang akan ada penggunaan terhadap akses data yang besar untuk perusahaan UKM dan individual.
“Data membantu untuk proses inovasi serta mendorong UKM dan individual memunculkan gagasan dan melakukan analisis lebih tajam, yang sebelumnya hanya mungkin dilakukan oleh perusahaan besar atau multi nasional. Data merupakan sumber penting untuk sebuah inovasi,” katanya.

2. Sallie Krawcheck, Mantan Pemimpin Merrill Lynch
Krawcheck memandang tahun 2013, perlu ada kebebasan untuk jam kerja bagi para pekerja wanita.
“Perusahaan yang modern dan berpikir maju memberikan kebebasan dalam menentukan atau memilih gaya kerja karyawan wanita tanpa harus menghukum karyawan untuk pilihan yang diambil. Perusahaan menyadari, teknologi memungkinan sebuah kedinamisan gaya kerja, membantu produktivitas dan kerangka tim kerja yang sebelumnya sulit terwujud pada lingkungan perusahaan. Perusahaan yang maju, memandang gagasan seperti ini merupakan investasi jangka panjang yang bermanfaat bagi perusahaan,” kata Krawcheck.

3. T. Boone Pickens, CEO BP Capital
Pickens yang juga pendiri dan komisaris BP Capital memandang, di Amerika Serikat para gubernur negara bagian akan memegang kendali lebih kuat dalam pengelolaan energi ke depannya.
“Pada abad 21 merupakan pergolakan pada pengusaaan minyak dan gas bumi. Cadangan migas yang besar akan disebar untuk setiap negara bagian untuk menambah penyerapan tenaga kerja. Cara yang paling murah adalah mengganti bahan bakar solar truk-truk dengan menggunakan bahan bakar gas yang diproduksi di Amerika Utara-perpindahan penguasaan yang lebih cerdas untuk energi dari Washington ke negara-negara bagian akan terjadi di 2013,” tambah Pickens.

4. Richard Branson, Pendiri Virgin Group
Branson menyebut isu terhadap masalah obat-obatan terlarang akan berakhir di 2013.
“Saya berharap komunitas bisnis melihat kegagalan perang terhadap obat-obatan terlarang. Dunia bisnis akan lebih mengadopsi solusi yang lebih humanis menyelesaikan isu pendidikan dan kesehatan daripada berkutit pada isu kriminal atau narapidana,” tutur Branson.

5. Bill Gross, Pendiri dan CEO Idealab
Gross memiliki pandangan berbeda terhadap isu perubahan iklim.
“Selama abad ini, kita akan merubah pola konsumsi bahan bakar dari energi yang tak terbarukan ke energi terbarukan. Kita bisa memperoleh banyak masalah atau memperoleh banyak manfaat dari pemnafaatan energi itu. Saya memandang tahun depan sebagai langkah awal untuk menggunakan energi terbarukan sebagai gerakan menyikapi perubahan iklim,” sebutnya.

6. James Caan, CEO Hamilton Bradshaw
Caan memandang peran dari generasi muda untuk menyelamatkan kondisi perekonomian dunia.
“Perubahan besar dalam bisnis bisa dilihat dari kacamata umum. Para pengusaha yang lebih kreatif dan atraktif akan menjadi panutan. Ini merupakan hasil dari banyaknya anak muda yang membangun bisnis baru. Saya percaya, kalau ingin terjadi perubahan kondisi ekonomi, kita harus fokus pada pengembangan wirausaha muda,” tambahnya.

7. John Burns, CEO dan Pemilik John Burns Real Estate Consulting
Burns memandang di tahun 2013, harga properti akan kembali naik.
“Jangan kaget kalau harga rumah akan mulai menanjak dengan cepat tahun 2013. Kenapa? karena kredit untuk memiliki rumah akan semakin rendah dan masyarakat akan mulai memikirkan untuk membeli rumah daripada menyewa rumah tiap bulan,” katanya.

8. Olivier Fleurot, CEO MSLGROUP
Fleurot memandang peran media sosial pada pembentukan brand atau merek akan semakin berpengaruh.
“Akan terjadi pembentukan image atau kesan pada merek-merek ternama dunia di 2013. Hal itu mengikuti jejak merek besar seperti Pepsi dan Intel dengan jargon khusus. Misal Coca Cola dengan jargon with Coca Cola journey atau HSBC dengan jargon with business without borders,” pungkasnya.